10 Juni, 2009

untuk para penulis muda

Sahabat para penulis muda dimana saja anda berada. . . ..
Saya pernah tiga bulan yang lalu ditelpon oleh seseorang yang belum pernah saya kenal,, dia memperkenalkan diri dengan sopan dan layaknya berkeinginan menjalin sahabat dengan ku.Dia mengaku mendapat nomor hp ku dari koran tempat aku pernah pasang iklan akhir tahun yang lalu, iklan tentang bisnis yang aku tekuni semenjah th 1990.Tentang cinderamata, atan semacam souvevir begitu. Teman yang menelpon aku itu namanya Adhi, suatu hari dia bilanng dengan ku setengah berbisik,,, mas , maukah mas pasang iklan di tempatku kerja, iklan canggih, melalui internet katanya menyakinkan aku .. Ah ga usahlah,,, ini juga lumayan pake iklan koran, lagi pula aku sudah lama berlangganan kataku. Kalo gitu mas cari saja bisnis yang mas sukai selain cinderamata , dan iklankan di internet , biar aku yang urus . Gampang itu, katanya dengan pede banget. Akhirnya aku setuju juga dengan ajakannya, lalu kusiapkan materi iklan sesuai yang aku suka. Aku berpikir, apa ya bisnis yang akan aku coba ya,,,Lalu aku teringat untuk mencari para penulis muda berbakat yang kesulitan mencari penerbit . Entah kenapa ,,sejak dulu penerbit kurang tertarik melayani para penulis muda, mereka lebih memilih tulisan yang siap jadi, atau karya penulis yang sudah punya nama. Sulit memang. Jadi ,, beberapa hari setelah setelah temanku Adhi memasang iklan di internet, mulailah responnya bermunculan , baik via telp apalagi dengan hp, capek juga kupingku menerima telpon yang membahas tentang penulis dan sulitnya mereka menemukan penerbit yang serius. Kini aku kebanjiran naskah , baik cerpen, novel atau sekadar laporan pandangan mata dari sebuah peristiwa. Katagori berita.
Kini aku dapat kesibukan baru, mengedit sendiri, membaca berbagai ragam cerita hayal atan non hayal. Ada satu dua tulisan yang bolehlah ,,, namun banyak juga yang berantakan, namanya juga pemula, tentu aku paham. Kekurangan disana sini, alur cerita yang kesana kemari, bahkan terkesan lucu dan lugu, tapi semua ini adalah proses. Jadi tentu aku harus ikhlas, dan ini wajar.
Wahai para penulis muda di indonesia,,, jangan berkecil hati kalau tulisan mu belum di muat di koran , majalah atan buku. Tetaplah menulis , perbaiki sedikit demi sedikit, kamu pasti bisa, hanya saja jangan terlalu berharap untuk dipublikasikan dulu, berkarya saja dulu, terbit atau tidaknya jangan pikirin. Kalau ditolak tulisanmu itu bagus, perbaiki lagi, lalu simpan di bawah bantal, seminggu baca lagi. Anggap kamu membaca tulisan orang lain, percayalah. Tentu kamu kenal dengan buku harry potter , karya besar itu banyak ditolak penerbit, lantaran penulisnya belum terkenal, dan seorang Andrea Hirata menulis memoarnya tidak untuk diterbitkan, hanya untuk bu Muslimahnya, guru kampung yang berhati mulya yang telah mendidik nya .Gila,,, tulisan Andrea meledak di seantero nusantara dan bahkan sampai ke Malaysia, Singapore dan negara lain. Laskar pelangi yang luar biasa. Saranku , rutinlah membaca , lalu asahlah dan tuangkan lagi dalam bentuk tulisan yang menarik. fokuslah dan lakukan setiap hari , walau satu alenia. Kebiasaan positifmu itu yang akan membesarkanmu nanti. Aku tunggu sukses keberhasilannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar